UKI Toraja dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Toraja Utara Kolaborasi Susun Buku Tenun Sa’dan
Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) melalui tim penyusunan buku Tenun Sa’dan menjalin kerja sama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Toraja Utara dalam upaya mendokumentasikan dan melestarikan warisan budaya lokal, khususnya tradisi tenun Sa’dan. Kolaborasi ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi bersama pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan pengetahuan, nilai budaya, serta kearifan lokal masyarakat Toraja agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Sebagai bagian dari tahapan penyusunan buku, tim telah melaksanakan survei lapangan ke sejumlah lokasi yang berkaitan dengan aktivitas dan tradisi tenun Sa’dan. Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran langsung mengenai proses penenunan, kondisi di lapangan, serta berbagai aspek sosial dan budaya yang melekat pada tradisi tersebut. Selain melakukan survei lokasi, tim juga mengumpulkan berbagai data dan informasi melalui penelusuran lapangan sebagai bahan utama dalam penyusunan naskah buku.
Data yang telah dihimpun selanjutnya akan melalui tahapan pengolahan, verifikasi, dan penyusunan secara sistematis agar menghasilkan dokumentasi yang informatif, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Penyusunan buku ini tidak hanya diarahkan untuk mendokumentasikan teknik dan proses pembuatan kain tenun, tetapi juga menggali nilai historis, filosofi, identitas budaya, serta peran masyarakat dalam mempertahankan tradisi tenun Sa’dan.
Kerja sama antara UKI Toraja dan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Toraja Utara ini menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian kebudayaan daerah. Melalui kolaborasi tersebut, hasil kajian dan dokumentasi diharapkan dapat menjadi sumber referensi bagi masyarakat, akademisi, peneliti, serta generasi muda yang ingin mengenal lebih jauh kekayaan budaya Toraja.
Penyusunan buku Tenun Sa’dan juga diharapkan menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Toraja Utara kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus mendukung pengembangan potensi kebudayaan sebagai bagian dari identitas dan daya tarik pariwisata daerah. Dengan demikian, tradisi tenun Sa’dan tidak hanya dipertahankan sebagai warisan masa lalu, tetapi juga terus memperoleh ruang untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masa kini maupun masa mendatang.
Melalui kerja sama ini, UKI Toraja terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tri Dharma, khususnya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta berkontribusi nyata dalam pelestarian dan pengembangan potensi budaya lokal Toraja.





